Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2009

Kue Srikaya


Mendekati detik-detik terakhir penutupan IFW, Okma mau nyetor kue Srikaya. Ini kue manis banget rasanya, biasalah kalo kue dari Palembang kan pada manis - manis...trus buat nya mudah banget. Sebenarnya nich kue dibuat langsung dicetakan mangkuk plastik yang kecil2 itu trus makannya bareng sama ketan...ehm enak banget...tapi berhubung lagi engga ada mangkuknya jadinya dibuat di loyang yah kalo kata orang engga ada akar rotan pun jadi...pokoke ikut memeriahkan IIFW NCC...berikut resepnya
SRIKAYA
Bahan :
10 butir telur
500 gr gula pasir
4 gelas santan kental
1 gelas air daun suji dan pandan
1 sdt vanili
3 sdm tepung terigu
Pelengkap :
Ketan putih
Cara Membuat :
1. Kocok lepas telur, gula pasir, dan vanili dikocok hanya sampai gula pasirnya larut
2. Campur sampai rata santan dan air daun suji + pandan
3. Masukkan campuran santan ke dalam kocokan telur. Aduk hingga rata, kemudian masukkan tepung terigu hingga rata.
4. Cetak adonan tadi ke dalam cetakan dan kukus hingga matang
5. Siap dihidangkan, pelengkapnya pake ketan.
Dilaporkan oleh okma riana
Enjoy...

Selasa, 21 April 2009

Malbi dari Palembang


Untuk Event IFW, dicoba buat masakan yang berasal dari daerah Palembang.
Nama masakannya Malbi, bentuknya mirip-2 rendang gitu deh cuma rasanya beda. kalau rendangkan pedas tapi kalau malbi ini manis.
resep diambil dari http://rienee.multiply.com/

MALBI
Bahan :
1 kg daging
Bumbunya yang dihalusin :
14 siung bawang putih
10 siung bawang merah
1 sdm merica butiran
1/2 butir pala
2 sdt kayu manis bubuk
3 buah pekak
1 sdm jinten
1 sdm adas
4 cm jahe
Bumbu lainnya :
3 lembar daun salam
2 batang sereh, geprek
1 sdm air asam jawa
2 sdm gula merah disisir
1 sdm kecap asin
4 sdm kecap manis
4 sdm kelapa parut gongseng yang diulek alus
garem secukupnya
air secukupnya
Cara:
• tumis bumbu halus plus daun salam dan sereh sampe matang dan harum
• masukkan potongan daging, tumis sampai daging bercampur dengan bumbu halus dan berubah warna
• masukkan air sampai daging terendam masak sampai air mendidih
• masukkan air asam jawa, gula merah, kecap asin, kecap manis dan garam
• masak sampai daging empuk, kalo air sudah habis tapi daging masih kurang empuk, tambahi dengan air mendidih
• setelah daging empuk, masukkan kelapa parut gongseng, aduk rata
• masak sampai air surut, hasilnya agak nyemek nyemek gitu deh
• hidangkan dengan taburan bawang goreng
Selamat mencoba...
Dilaporkan oleh Cherry
Enjoy...

Sabtu, 18 April 2009

Tekwan


Lagi kepingin makan Tekwan - sekaligus setoran untuk Indonesian Food Week nya NCC tercinta, jadilah dibuat makanan khas Palembang ini.
Tekwan
Source : Fatmah Bahalwan
Bahan Kaldu :
- 1.5 lt air- 250 gr udah segar, kupas bersih, pisahkan kepala & kulit
- 2 st kaldu bubuk
- 2 sdm ebi cincang kasar
Bahan Tekwan :
- 250 gr daging ikan tenggiri
- 50 ml putih telur
- 100 ml air
- 1 sdt lada bubuk
- 2 sdt garam
- 250 gr tepung sagu
- 1 lt air
- 5 sdm minyak sayur
- 6 bawang putih cincang halus
- 10 jamur kuping, rendam, potong kasar
- 50 gr bunga sedap malam, rendam, ikat-ikat
- 1 bh bangkuang, potong seperti korek api
- 2 bh daun bawang, iris halus
Bahan Pelengkap :
- Bawang putih goreng
- Seledri iris kasar
- Sambel cabe rawit
Cara membuat :
1. Kaldu : masak air hingga mendidih, masukkan kepala dan kulit udang, kaldu bubuk dan ebi cincang. Biarkan mendidik sekali algi. Angkat, saring. Buang ampasnya.
2. Tekwan : haluskan daging ikan tenggiri, dan udang kupas, campur dengan putih telur, air, lada halus, dan garam. Masukan irisan daun bawang. Aduk rata. Tambahkan tepung sagu, lalu uleni. 3. Masak air hingga mendidih, cemplungkan bulatan tekwan dengan sendok, masak hingga terapung. Angkat. Tiriskan.
4. Campur air perebus tekwan dengan kaldu udang.
5. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan kedalam kaldu, masukkan pula jamur kuping, bunga sedap malam, bangkuang dan tekwan. Didihkan sekali lagi. Taburi daun seledri dan bawang puting goreng. Sajikan
Dilaporkan oleh Murti.Taufiq
Enjoy...

Kamis, 16 April 2009

Pindang Meranjat dari Palembang


Resep ini Partisipasi saya Untuk Event yang diadakan Indonesian Food Week (NCC) ,ini yang pertama kali aku ikutan.Siapa yang ngga kenal dengan Menu masakan Satu ini yang berasal dari Kota Palembang,yang mana kebanyakan semuanya berbau Ikan,termasuk lauk satu ini...Rasanya yang pedas,asem dan segar menambah gairah napsu makan,cocok buat kita yang kuarang berselera,apalagi ada Aroma Terasi berpadu dengan Kemangi,hmm..sedap dan dijamim maknyusssss..Ceritanya pas Minggu kemaren Nemu Ikan Patin di China Town dan kok kepikiran mau masak Pindang Meranjat ini,soalnya lagi Homesick jadi keingat aja sama Masakan Ibu,maka jadilah ini Pindang.
Bahan-bahan:
500 gr Ikan Patin
2 Liter air3 Batang daun bawang,potong panjang korek api
75 gr nanas,Potong dadu (Aku ngga pakai)
Daun kemangi sesuai selera (Aku ngga Pakai)
5 Buah cabe rawit utuh
1 batang Serai
2 cm Lengkuas memarkan
1/2 Sdm gula
Garam Secukupnya
Haluskan :
7 cabe merah
2 buah Tomat ukuran sedang
6 Siung B.merah
4 Siung B.putih
1 Sdt Terasi
Cara membuat:
Rendam Ikan dengan air Jeruk Lemon kurang lebih selama 15 menit,kemudian
Rebus Air,Bumbu halus,Cabe rawit,Nanas jika pakai,Serai dan Lengkuas hingga mendidih,kemudian masukkan Ikan,garam,gula,kemangi dan daun bawang,biarkan hingga Ikan Matang,cicip rasanya,jika sudah pas angkat dan siap disajikan dengan Nasi Panas dan Lalapan.


Dilaporkan oleh Yeni Yulinda
http://www.yenisfamilyblog.multiply.com/
www.yenismurty.blogspot.com


Enjoy...

Adaan Tusuk dari Palembang

Cukup menyenangkan tinggal di kota yg terletak di tepi laut, terutama karena ketersediaan seafood yang selalu segar dengan harga terjangkau. Seperti halnya di Balikpapan, di Mumbai pun pasar ikan selalu jadi favorite saya. Terlebih lagi, ikan dan udang bisa kita bawa pulang dalam keadaan sudah dibersihkan (tentu dengan permintaan khusus).
Ikan kembung adalah kesukaan Patricia, kakap putih kesukaan Patrick, sementara udang adalah kesukaan seluruh keluarga :). Tenggiri hampir selalu tersedia dalam frezeer kami, biasanya saya beli 2 kg, dalam keadaan sudah dibersihkan (boneless, skinless), kemudian saya bagi masing2 1/2 kg sebelum dibekukan. Sekali masak, tinggal ngambil 1 bungkus berisi 1/2 kg tsb. Praktis. Hal yg sama saya lakukan u/ udang yang sudah dibersihkan. Masakan paling populer untuk tenggiri adalah pempek Adaan.Pempek Adaan adalah jenis pempek yg menurut saya paling praktis. Karena itu, jenis inilah yang sering saya buat di rumah (gak mungkin lah saya membuat sesuatu yg rumit toh :)). Adaan artinya mendadak, karena adonannya dapat disiapkan seketika. Adonannya seperti adonan otak2, tapi dengan daging ikan yang lebih banyak dan ditambahkan telur, bawang merah iris, daun bawang iris. Adonan dibentuk seperti bola ping-pong, lalu digoreng.Buat saya pembuatannya makin praktis dengan adanya food processor.
Source : Primarasa Indonesia, Kudapan Asin.

500 gr ikan tenggiri
100 ml putih telur *saya pakai 1 kuning telur dan 2 putih telur2
1/2 sdt garam
1 sdt merica
400 ml air
8 butir bawang merah, iris halus
2 batang daun bawang, iris halus
250 gr tepung kanji *saya pake 200 gr tepung kanji + 50 gr tepung sagu
minyak untuk menggoreng
tusuk sate
Saus600 ml air
10 buah cabe rawit, haluskan
10 buah bawang putih, haluskan
200 gr gula merah
1 sdt garam
1 sdm tongcai *saya gak pake1 sdtm asam jawa2 sdt ebi bubuk**
Saya selalu memulai dengan membuat sausnya dulu.
Sambil menunggu saus matang di atas api kecil, saya menyiapkan adonan adaan.
Jadi saya mulai dengan step no.4, lalu kembali ke step 1-3.
Cara membuat:
1. Taruh daging ikan tenggiri, putih telur (& kuning telur), garam dan merica dalam food processor, proses hingga halus. Tambahkan air, bawang merah, dan daun bawang. Proses kembali hingga rata dan adonan pucat.
2. Masukkan tepung secara bertahap. Proses kembali hingga adonan rata. Keluarkan adonan dari food processor, pindahkan dalam mangkok.
3. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan di atas api sedang. Bentuk bulat adonan dengan bantuan 2 sendok teh. Masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga adonan matang dan berwarna kecoklatan, angkat, tiriskan. Tusuk 2-3 buah adaan dengan tusuk sate.
4. Saus: Rebus air, cabe rawit, bawang putih, gula merah, garam, tongcai, dan asam jawa hingga mendidih. Kecilkan api, masak hingga air menyusut tinggal 300 ml. Angkat dari atas api, saring. masukkan ebi, aduk. Sajikan sebagai pelengkap adaan.
Dilaporkan oleh Vania
Enjoy...


Senin, 13 April 2009

Pindang Daging dari Palembang


Liburan kemaren abinya Aiman minta dibuatin pindang, nah kebetulan NCC ngadain acara Indonesian Food Week...yo wess sekalian dehh...asikkk ( sambil menyelam minum air..glekk hihiih)sore2nya belanja deh beli bahan2..tapi ga ketemu ikan patin or tulang iga..akhirnya beli daging sapi aja deh...harusnya sih judulnya pindang tulang iga, karena ga ada iganya ya jadi pindang daging deh heheh...apa aja bahan yang ada deh yang penting bikin pindang....
ada kejadian seru dan memalukan nih waktu bikin pindang ini, lagi rebus daging biar empukk...eh aiman nangis minta mimi, ya udah mimiin aiman dulu...terus maenn deh....waksss sampe lupa kalau lg rebus daginggg...pas inget lari ke dapurrrrrr.....waaaaaaaahhhh...tidakkkkk GOSONGGGG!!!!!...hiks hiksss...padahal pengen banget buatin pindang buat misua hiks....
sebenernya sih udah males banget lanjutin bikin pindangnya, tapii karena suami pengen dan juga pengen ikutan Indonesian Food Week nya NCC....semangatt...lanjutin aja deh...akhirnya daging dicuci, yang kena gosong dipotongin...mulai deh masak dr ulang lagi....ya mudah2an rasanya ga berubah deh....cemplung2 bumbu lagi nunggu sebentar....mmhh udah mateng...cobainnn ahhh....deg..deg...degg..enak ga yaaa....
ternyata...sodara2....lumayan juga rasanya ga malu2in heheh....tapi masih ada satu lg nih ganjalan...tunggu suami cobain......ahhhhhhh ternyata kata suami " enak mi dagingnya empuk " alhamdulillah...lega banget denger kata itu :)..
akhirnya segala angus2an td terbayarkan dengar kata2 itu :).....
ini resepnya ya... iganya diganti daging ..
Pindang Iga Palembang

Bahan :
1 kg iga sapi, kalo bisa cari yang banyak tulang mudanya
8 siung bawang merah, iris halus
4 siung bawang putih, iris halus
2 lembar daun salam
1 batang sereh, digeprak
3 cm kunyit, iris halus
3 cm jahe, iris halus
3 cm laos, iris halus
2 sdm air asam jawa dari ± 3 mata asam jawa
3 buah cabe merah, belah 2 boleh dibuang bijinya
3 buah cabe ijo, belah 2 boleh dibuang bijinya
1 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
garam secukupnya
1 ikat daun kemangi, petiki
1 batang daun bawang, potong-potong
1 buah tomat, potong 8
caranya:
didihkan air didalam panci secukupnya sampai kira-kira iga sapi terendam semua
setelah mendidih, masukkan iga sapi, bawang merah, bawang putih, salam, sere, laos, kunyit, jahe, masak sampai iga empuk
masukkan air asem jawa, kecap manis, kecap asin, garam
masukkan cabe merah dan cabe ijo, didihkan lagi
sesaat sebelum dihidangkan, masukkan tomat, kemangi dan daun bawang
hidangkan panas-panas
Dilaporkan oleh Yani
http://apriani79.multiply.com/

Minggu, 12 April 2009

Pindang Patin dari Palembang


Resep ini asalnya dari Palembang, hanya aku modifikasi dengan tambahan kemangi biar bau lumpur dari ikan patin tereliminasi.
Bahan :

1/2 kg ikan patin dipotong 5
1 buah jeruk nipis
1 batang sereh (di geprak)
3 lembar daun salam
5 buah cabe rawit
1 genggam kemangi
1 liter air
garam secukupnya
air asam jawa secukupnya
Bumbu halus :
4 siung besar bawang putih
8 siung besar bawang merah
5 buah cabe merah
5 buah cabe rawit
1 ruas lengkuas
1 ruas jahe
1 ruas kunyit
Cara membuat :
1. lumuri ikan patin dengan air jeruk nipis. Sisihkan.
2. Haluskan bumbu, tumis sampai harum.
3 Didihkan air, masukkan bumbu yang sudah ditumis, ikan, sereh dan daun salam, dan cabe rawit utuh, garam dan air asam jawa.
4. Setelah ikan matang, masukkan kemangi, segera matikan api.
Dilaporkan oleh Yanti
Enjoy...