Tampilkan postingan dengan label Jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jogja. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2009

Jadah bacem dan Wedang Uwuh


Jadah Bacem adalah makanan khas dari Kaliurang, bagian utara kota Yogya, yaitu jadah atau yang disebut uli di Jakarta, yang dinikmati dengan baceman tempe dan atau gembus (ampas tahu yg diolah spt tempe).
Sedangkan Wedang Uwuh berasal dari Imogiri, wedang berarti minuman & uwuh artinya sampah, berawal dari banyaknya daun kayu manis & daun cengkeh yg berguguran di pelataran makam raja2 Yogya, yg oleh ibu2 setempat dikumpulkan lalu direbus, karena mereka merasa sayang membuang sampah daun2 tsb. Kemudian, rebusan daun2 tsb diberi potongan jahe, sedikit serutan batang secang dan gula...ternyata rebusan tadi disukai banyak orang. Wedang ini juga disajikan oleh ibu2 setempat unt para tamu setelah berziarah di makam tsb. Mengingat udara di Imogiri selalu panas, akhirnya wedang ini jg disajikan dingin dg es batu...
Nah, resep2 dari makanan & wedang tsb adalah sbb ;
Jadah
bahan :
-1/2 lt beras ketan, dicuci bersih lalu direndam selama 4 jam,
-santan 400cc (kara 200cc + air 200cc)
-garam secukupnya
cara :
-beras ketan dikukus setengah matang (smp kempel),
-santan ditaruh di dalam wadah, diberi garam secukupnya,
-tuang beras ketan kukus ke dalam santan, aduk rata, tutup wadah & diamkan ketan smp ketan terserap & ketan tdk benyek,
-kukus ketan smp benar2 matang,
-stlh matang, tumbuk ketan smp halus,
-ambil ketan 3sm lalu bungkus dg daun pisang, diamkan smp dingin,
-bakar sbntr sblm disajikan spy aroma wangi tercium.
Baceman :
bahan :
-10 bh tempe bungkus,
-3 papan gembus,
-8 btr bawang merah,
-4 btr bawang putih,
-1sm ketumbar,
- 2 jempol lengkuas,
-3 lmbr daun salam.
-1st garam.
-1st gula pasir,
-1 gelondong gula aren,
-1 gelondong gula kelapa,
-1liter air kelapa
cara :
-haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, tumis smp wangi,
-masukkan garam, gula, lengkuas, daun salam & air kelapa, aduk rata,
-masukkan tempe & gembus, disusun rapi smp smua terendam,
-masak dg api sedang smp asat (air kelapa habis),
-diamkan semalam, spy bumbu benar2 meresap,
-panggang baceman di teflon dg minyak sedikit, sajikan bersama dg jadah.
Wedang Uwuh
bahan :
jahe 1 jempol,
cengkeh 5 btr,
kayu manis 1 batang sedang,
serutan kayu secang sedikit atau sesuai selera,
gula kelapa 2 gelondong,
gula batu 2 jempol,
air 1 ltr
cara :rebus semua bahan smp air matang & gula kelapa larut lalu saring, sajikan dg gula batu.
Dilaporkan oleh Retno Suryo
Enjoy...

Senin, 20 April 2009

Kue Ku

mau ikutan IFWN ini...
pendatang baru salam kenal sekalian ya...saking yogja...jogja jogja.....ini kue yang tradisionil punya neh....modif dikit ajah dibentukin laen biar beda........waduh waduh warnanya cerah ceria....seperti buah beneran saja...ini seh versi laen dari kue ku yang biasa nya cuman melulu dicetakin kayak bentuk kura-kurapernah liat ada yang dibentuk buah2an jadinya kok pengen bikin gatel tangan nya...yah kudu telaten n pake perasaan .....sabar maksudnya he hebikin ini juga buat dibawa ke kantor saja. kok terus habis bikin malah ada yang pesen...we alah...ilmu tlaten n sabar ini he he...malahan sambil kayak main2 lho nyetakin nya ....cetak sana sini bentuk ini itu kayak mainan saja saking asyiknya kok sudah jam 11 malem......we alah ga ke rasa dah malem...padahal biasanya juga begadang sampe pagi ding he he heenak lembut manis kue ini rasanya....yah warisan tempo doeloe sangat perlu di 'uri-uri' alias dipelihara pokoke enak2 enak dan legit dan enak dan lembut dan mak nyusss....ha ha ha....
neh resepnya:
bahan kulit:
- tepung ketan 450 gr
- kentang kukus, haluskan 450 gr
- gula halus 5 sdm, tapi aku pake gula pasir lho
- santan panas 350 cc
- garam 1/2 sdt
bahan isi :
- kacang ijo kupas 200 gr, rendam 2 jam kukus , haluskan
- gula pasir 200 gr
- garam 1/2 sdt
- santan kental 150 cc
- daun pandan 1 lembar
cara memasak:
isi : kacang hijau tiriskan, kukus haluskan, masak dengan gula, garam,daun pandan sampai kalis dan dapat dipulung,angkat
Kulit : campur tepung ketan , gula, kentang halus, masukkan santan panas sedikit demi sedikit uleni sampai kalis, bagi menjadi 3 bagian dan diberi pasta pandan , pasta frambozen, kemudian pewarna kuning muda dicampur pasta jeruk sedikit, atau bisa diberi warna sesuai selera
ambil sedikit adonan kulit isi tengahnya denga adonan isi bulatkan, cetak ke cetakan dengan betuk buah2an, supaya mudah dilepas cetakan bisa lebih dulu ditaburi tepung ketan sedikit saja
kukus dalam kukusan yang telah dialasi daun dan diolesi minyak tipis-tipis, dikukus kurleb 15 menit sambil se sekali dibuka tutup kukusan /dandang biar kue ku ga melebar bentuknya
angkat dan segera olesi permukaan kue dengan minyak biar mengkilat
hasil jadi 80 buah
sumber : dari bogasari n modif by me bu widya tentunya
ini dia kue ku yang masih baru diangkat dari kukusan he heayu-ayu ya segerrrrrr diliat....sapa kepengen tapi males bikin he he pesen saja sama mboke andra xixixixixixixixixi....salam kenal dan ikut berpartisipasi
Dilaporkan oleh Widya
Enjoy...




Cemporo dari Jogja


setor ya....

Cemporo - jogja
Bahan:
Tepung ketan 150 gram
Kelapa parut kasar 100 gram
garam 1/2 sdt
air hangat 65 ml
gula merah 35 gram
cara membuat:
campur tepung ketan, kelapa parut dan garam remas-remas, tambahkan air hangat aduk rata....masukkan dalam cetakan talam yang dioles minyak tipis....beri isi, tutup lagi dengan adonan. kukus 30 menit...angkat
walau ini kue sederhana, tp pas makan klethes2 dr kelapanya kerasa, jadi ada sensasinya....he..he...
Dilaporkan oleh yuri - pasuruan
Enjoy...

Minggu, 12 April 2009

Tongseng Kambing ala Jogja


Untuk kesekian kalinya aq mencoba membuat tongseng ala jogja di qatar.

Alhamdulillah kemarin (menurutku & didukung hubby nih) rasanya bolehlah, bikin makan nambah lagi & lagi. Sebenarnya klo mau pengakuan yg ngincipin pak wisnu karena blio menurutq penilai rasa tongseng....hehe (leres njih pak..?).
setorin di IFW ya....
bahan :
1 kg daging kambing & tulang
minyak goreng utk menumis
6 lmbr daun jeruk
2 lmbr salam
1 btg sereh
1 ltr santan agak encer (kalo ada kuah gulai siap pakai)
kecap manis
kol, potong kasar (maaf, aq gak pakai)
1 bh tomat
bumbu halus :
2 sdm ketumbar
10 bh bawang merah
6 bh bawang putih
1 sdt jinten
1/2 sdt pala
garam
cara memasak :
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampe wangi
- masukkan daging kambing, aduk2 sampe daging terlumuri bumbu & daging berubah warna
- masukkan daun jeruk, salam & sereh, aduk rata
- masukkan santan
- masak trus sampai mendidih & empuk
- masukkan kecap
- menjelang diangkat, masukkan kol & tomat
- tutup sebentar, angkat

Dilaporkan oleh Sri Sumaryatin
Enjoy...

Kamis, 02 April 2009

Carang gesing dari Jogja






Berapa banyak orang tertarik melihat pisang yang kulit luarnya mulai berwarna kecoklatan? Mungkin tidak banyak. Bahkan bisa dianggap aneh kalau ada pisang yang kulitnya "mulus" kok lebih memilih pisang berkulit kecoklatan. Mudah-mudahan resep ini mengubah pandangan anda terhadap pisang "kedaluwarsa" ini.
Kemarin, masuk ke sebuah SPM, saya lihat ada pisang Ambon "afkir" yang dijual dengan harga korting 50%. Afkir, karena kulit luarnya sudah berwarna kecoklatan, yang pasti tidak lagi menarik untuk dipajang di atas meja. Saya justru suka membeli pisang Ambon "afkir" begini, yang cukup ideal untuk dibuat Carang Gesing. Karena saya orang Yogya, dan kenal makanan ini di juga di Yogya, asumsi saya ini makanan khas Yogya.
Ada berbagai versi Carang Gesing, kayaknya. Saya sendiri mengenal sebagai makanan untuk dessert, karena manisnya, berbahan baku pisang Ambon. Ada juga yang membuat dengan bahan baku pisang Raja. Tidak masalah sih.
Pisang Ambon yang bagus untuk dijadikan Carang Gesing adalah pisang yang sudah cukup masak. Pisang seperti ini tingkat kemanisan dan teksturnya sudah ideal. Sayangnya, kulit luar pisang dalam tahap seperti ini biasanya sudah kecoklatan. Tidak masalah, karena yang diperlukan adalah rasa dan tekstur pisangnya. Bukan tampilan luarnya.
Bahan-bahan yang saya gunakan untuk "proyek" kali ini adalah:
-500 gr pisang Abon masak (maksudnya sudah manis sekali)
-200 cc santan siap pakai
-100 cc air (untuk menambah cairan)
-75 gr gula pasir
-1 butir telur ayam
- daun pandan secukupnya (jangan diganti pasta pandan ya)
Cara membuat:
1. gunakan wadah pyrex atau keramik
2. Campurkan santan, air, gula pasit, aduk rata.
3. Masukkan telur, aduk sebentar agar pecah kuningnya, tidak usah terlalu rata
4. Masukkan daun pandan yang sudah dipotong-potong
5. Potong tipis-tipis (setebal maksimum 5mm) pisang Ambon, usahakan potongan pisang agar tenggelam dalam cairan
6. Masak di mikrowave 4 menit, plus 4 menit.
Angkat dan tunggu agak dingin, bisa dinikmati hangat atau dimasukkan kulkas terlebih dahulu. Note: Jika tidak ada mikrowave, bisa dikukus, dalam wadah anti panas, atau dibungkus daun pisang. Jika suka, gula pasir bisa diganti gula palem. Juga bisa diberi kayu manis bubuk sebelum dinikmati.

Penampakan setelah mateng..hmmm...

Dilaporkan oleh Wisnu Martono

Enjoy...